Gejala Tekanan Darah Tinggi, Komplikasi dan Obat Alaminya

Gejala Tekanan Darah Tinggi, Komplikasi dan Pengobatannya 


Artikel kali ini membahas agar Anda mengetahui sedini mungkin gejala tekanan darah tinggi, penyakit komplikasi yang ditimbulkannya serta obat alami pilihan untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi.

Tekanan darah tinggi

Pengertian Tekanan Darah Tinggi (Hipertensi)

Tekanan darah tinggi atau yang secara medis disebut hipertensi merupakan penyakit yang sering kali dijumpai dalam masyarakat. Penyakit ini umum diderita oleh orang dewasa dengan berbagai faktor penyebabnya. Meskipun merupakan penyakit yang biasa diderita, namun bukan berarti bisa disepelekan. Karena tekanan darah tinggi bisa menjadi penyebab penyakit lain yang lebih besar dan mematikan.

Tekanan darah tinggi adalah suatu kondisi medis dimana pasokan darah terlalu banyak dalam dinding pembuluh darah arteri dikarenakan adanya penyempitan pembuluh darah atau sebab lain, sehingga organ jantung harus memompa darah lebih keras untuk mengedarkan darah ke seluruh tubuh.

Penyakit tekanan darah tinggi ini memiliki beberapa penyebab yang justru sering kali dilakukan di keseharian. Sehingga wajar jika banyak orang menderita penyakit ini, karena tanpa disadari mereka sering melakukan hal-hal yang menjadi faktor penyebab hipertensi.

Secara logika tekanan darah tinggi bisa digambarkan pada sebuah mesin pompa air (jantung) yang bekerja keras mengalirkan air pada selang karet (pembuluh darah), saat anda menutup atau menahan laju air pada selang karet tersebut, maka selang karet akan mengeras bahkan jika pompa mesin air bekerja untuk terus memompa maka selang karet tersebut akan pecah karena tidak mampu menahan tekanan dari jantung.

Begitu pula tekanan darah tinggi, jika terus terusan terjadi maka akan menimbulkan penyakit-penyakit lain seperti kerusakan jantung atau penyakit jantung akibat jantung terlalu lama bekerja keras atau bisa juga stroke yang disebabkan pecahnya pembuluh darah.

Penyakit tekanan darah tinggi ini memiliki beberapa penyebab yang justru sering kali dilakukan di keseharian. Sehingga wajar jika banyak orang menderita penyakit ini, karena tanpa disadari mereka sering melakukan hal-hal yang menjadi faktor penyebab hipertensi.

Beberapa penyebab tekanan darah tinggi tersebut seperti :


Makanan tidak sehat
Salah satu makanan yang harus dihindari agar tidak terkena tekanan darah tinggi adalah makanan yang mengandung kolesterol. Makanan berkolesterol jahat akan dengan mudah menumpuk lemak dalam jantung atau pembuluh darah yang kemudian menyumbat aliran dari pembuluh darah tersebut, sehingga mengakibatkan tekanan darah menjadi tinggi. Tentu hal itu tidak terjadi seketika namun secara perlahan. Karenanya mulai sekarang sebaiknya kurangi makanan berkolesterol untuk mencegah penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh lebih banyak.

Obesitas
Makanan yang tidak sehat juga berakibat pada obesitas dan hal ini yang kemudian membuat tekanan darah menjadi tinggi. Kenaikan berat badan yang ekstrim dan cenderung tidak sehat akan menyebabkan tekanan darah tidak stabil sehingga resiko terkena hipertensi sangat besar pada penderita obesitas ini.

Stress dan kelelahan
Hipertensi sering kali dikaitkan dengan ketidakstabilan emosi atau mudah marah. Pada dasarnya stress atau kelelahan yang memicu amarah ini yang kemudian membuat kerja jantung lebih besar dalam memompa darah. Hal itulah yang kemudian membuat tekanan darah menjadi tidak normal. Rasa takut dan cemas juga sangat berperan besar dengan kenaikan tekanan darah tersebut.

Kurang olahraga
Malas mengerakkan tubuh akan membuat lemak atau kolesterol betah untuk bercokol di dalam tubuh. Hal ini yang kemudian menyebabkan obesitas dan kemudian mengakibatkan tekanan darah menjadi tinggi. Terlebih jika tubuh diberi asupan makanan manis dan asin secara berlebihan.

Gaya hidup tidak sehat
Seperti sering mengkonsumsi alkohol atau caffeine secara berlebihan. Alkohol jelas memberi pengaruh buruk karena merupakan racun yang masuk ke dalam tubuh dan dapat mengganggu kerja saraf serta otak. Tentu saja hal itu akan membuat kerja jantung dalam memompa darah menjadi kurang stabil. Sedangkan caffeine juga cenderung mengganggu kerja jantung, terlebih jika diminum melebihi kapasitas normal serta mengakibatkan insomnia.

Faktor umur
Tidak disangkal dengan semakin bertambahnya umur maka stamina tubuh malah semakin berkurang, sehingga penyakit juga mudah menyerang tubuh. Penyakit tekanan darah tinggi sendiri memang umum ditemukan pada orang yang berusia lanjut. Terlebih jika di masa mudanya tidak menjaga tubuh dengan baik atau mengatur pola makan dan pola hidupnya dengan sehat.

Faktor genetik
Meskipun kecil kemungkinannya, namun tekanan darah tinggi ini juga bisa disebut sebagai penyakit keturunan. Sehingga jika orang tua memiliki sejarah mengidap penyakit ini, maka sebaiknya lebih waspada dan menjaga pola hidup sehat sejak dini.

Dilihat dari beberapa fakor penyebab di atas bisa disimpulkan bahwa tekanan darah tinggi lebih banyak disebabkan oleh pola hidup serta pola makan yang tidak sehat. Karena itu untuk mengurangi terjadinya resiko penyakit ini maka lebih disarankan untuk mulai hidup sehat dan memilih makanan yang benar-benar bernutrisi bagi tubuh.

Jenis tekanan darah tinggi


Penyakit tekanan darah tinggi sendiri terbagi menjadi 2 jenis yaitu darah tinggi maligna dan darah tinggi sistolik terisolasi. Darah tinggi maligna merupakan penyakit yang disebabkan karena faktor gaya hidup yang tidak sehat seperti pola makan buruk, jarang berolahraga, terlalu banyak mengkonsumsi makanan asin hingga faktor genetis.

Sedangkan untuk tekanan darah tinggi sistolik terisolasi merupakan penyakit yang umum diderita para lansia. Pada jenis ini tekanan sistoliknya melebihi 140 mmHg namun untuk diastoliknya malah kurang dari 90 mmHg dan cenderung normal. Namun hal ini sebenarnya wajar mengingat semakin tua seseorang maka semakin naik pula tekanan sistoliknya hingga berusia 80 tahun. Sedangkan untuk tekanan diastoliknya meningkat hingga usia sekitar 60 tahun dan kemudian akan turun secara drastis.

Cara melakukan pemerikasaan tekanan darah


Tekanan darah tinggi merupakan penyakit yang tidak memiliki gejala spesifik tertentu, sehingga untuk mengetahuinya harus melalui pemeriksaan dokter terlebih dulu. Hal ini pula yang sering menyebabkan orang terlambat mengetahui bahwa dirinya menderita tekanan darah tinggi. Biasanya penyakit ini baru diketahui melalui pemeriksaan rutin jika seseorang menderita sebuah gejala penyakit dan kemudian diperiksa tekanan darahnya.

Cara melakukan pemerikasaan tekanan darah

Tekanan darah yang normal memiliki ukuran 120/80 mmHg, sehingga jika tekanan darah menunjukkan angka di atas atau dibawahnya maka tekanan darah tersebut tidak normal. Untuk penyakit hipertensi sendiri diukur dengan tekanan sistolik atas hingga 140 mmHg dan tekanan diastolik mencapai di atas 90mmHg. Untuk ukuran lansia dianggap memiliki tekanan darah tinggi jika tekanan sistoliknya mencapai 160 mmHg dan diastoliknya hingga 90 mmHg.

Alat pengkurnya sendiri disebut sfigmomanometer dengan perhatian yag dipusatkan pada 2 angka penunjuk tekanan darah. Sistolik sendiri merupakan tekanan darah ketika jantung berkontraksi, sedangkan diastolik merupakan kondisi ketiak jantung sedang berelaksasi. Tidak semua pemeriksaan dokter akan mengukur tekanan darah, sehingga harus ada inisiatif untuk meminta dokter melakukannya jika mengalami gejala yang menjurus pada penyakit hipertensi.

Masyarakat umum biasanya menghubungkan hipertensi ini dengan gejala emosi yang meledak-ledak. Padahal secara medis hal ini tidak terlalu relevan, meskipun memang benar emosi tinggi bisa menjadi pemicu munculnya penyakit tekanan darah tinggi. Sebenarnya emosi tinggi tersebut merupakan pengaruh dari rasa stress atau lelah yang kemudian membuat kerja jantung menjadi lebih kuat dan cepat dari biasanya.

Nah, karena memompa darah yang lebih cepat dan lebih banyak itulah yang membuat pembuluh darah juga menjadi ekstra bekerja keras mengalirkannya. Tentu saja hal itu berefek buruk yang membuat tekanan darah menjadi tinggi dan mengakibatkan kerja organ lainnya menjadi tidak stabil. Dan bahkan efek terburuknya adalah munculnya penyakit berbahaya seperti stroke hingga serangan jantung.

Hipertensi merupakan penyakit yang cukup berbahaya karena tidak memiliki gejala yang kasat mata, sehingga banyak orang yang cenderung mengabaikannya. Mereka baru menyadari dan menjalani pengobatan justru ketika penyakit tersebut sudah mencapai level yang parah. Jadi, sebelum penyakit tekanan darah tinggi ini menjadi penyakit yang tidak terobati, maka sebaiknya mulailah rutin untuk melakukan pengecekan tekanan darah dan mengubah pola hidup menjadi lebih sehat.

Kenali Gejala Dan Ciri Penyakit Tekanan Darah Tinggi


Menjaga pola hidup sehat sangatlah diperlukan, terutama saat ini gempuran dari makanan fast food atau pola hidup yang serba praktis membuat tubuh jarang sekali bergerak aktif. Sehingga sangat mudah sekali beberapa penyakit berbahaya hinggap di tubuh, meskipun usia masih muda dan secara kasat mata tubuh masih terlihat bugar. Salah satunya seperti serangan penyakit hipertensi ini.

Hipertensi atau yang disebut juga tekanan darah tinggi merupakan salah satu penyakit mengancam yang cukup mematikan. Penyakit ini menjangkiti tidak hanya orang tua namun juga orang dewasa yang masih berada di usia produktif. Karena penyebab penyakit ini lebih banyak ditimbulkan oleh pola hidup yang tidak sehat diiringi dengan pola makan yang minim nutrisi juga.

Ciri-ciri penyakit tekanan darah tinggi


Sebagai catatan, penyakit tekanan darah tinggi ini tidaklah seperti penyakit lain yang memiliki gejala khusus sehingga bisa langsung dikenali. Justru hipertensi merupakan jenis penyakit dengan gejala yang tak kasat mata dan harus melalui pemeriksaan dokter dulu untuk mengetahuinya. Sehingga sering kali terjadi penderitanya baru menyadari adanya penyakit ini setelah di level yang cukup membahayakan.

Dari beberapa kasus yang ada, ciri penyakit tekanan darah tinggi ini sangat umum dan sering kali dialami sebagai gejala penyakit lainnya, seperti ciri-ciri berikut ini :

· Mudah marah

· Sering sakit kepala ketika bangun tidur, terutama di area belakang kepala

· Sering merasa cepat lelah dan letih

· Sering mual tanpa sebab

· Mengalami insomnia

· Terkadang mengalami konstipasi

· Mimisan

· Sering merasa gelisah tanpa sebab

· Pandangan mata kurang fokus dan kabur

Tekanan darah tinggi juga bisa ditunjukkan melalui pengukuran dengan alat khusus. Seseorang dikatakan memiliki tekanan darah tinggi jika tekanan sistoliknya lebih dari 140 mmHg dan diastoliknya lebih dari 90 mmHg. Sedangkan ukuran tekana darah orang normal sendiri adalah 120/80 mmHg.

Gejala penyakit tekanan darah tinggi


Selain ciri-ciri di atas, penyakit tekanan darah tinggi juga memiliki gejala yang cukup umum. Berikut ini adalah beberapa gejala yang harus diwaspadai :

Pusing
Merupakan gejala sejumlah penyakit yang sangat sering diderita. Tentu saja rasa pusing ini harus dicurigai jika terjadi dalam waktu yang berkelanjutan dan terasa semakin hebat. Pusing yang merupakan gejala hipertensi ini diakibatkan jantung yang memompa darah melebihi batas normal sehingga membuat pembuluh darah bekerja ekstra keras. Hal inilah yang membuat peredaran darah menjadi tidak stabil dan mengakibatkan rasa sakit di kepala.

Pada stadium yang lebih serius, rasa pusing akibat tekanan darah yang tidak stabil bisa membuat pembengkakan otak dan menyebabkan pembuluh darahnya menjadi terhimpit, dan hal itu sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan kematian.

Mual
Gejala pusing umum diikuti dengan rasa mual. Rasa mual ini akan membuat perut menolak berbagai makanan dan minuman untuk masuk sehingga tubuh akan terasa lemas. Tentu saja hal ini akan semakin membuat keadaan tekanan darah menjadi lebih buruk. Sehingga untuk mengatasinya sebaiknya istirahatkan tubuh dari berbagai aktivitas saat itu juga dan cobalah untuk menelan makanan atau minuman yang hangat dan lembut.

Mimisan
Gejala ini juga bisa menjurus pada penyakit tekanan darah tinggi. Karena adanya ketidakstabilan aliran darah serta serangan sakit kepala sehingga membuat darah dengan mudah keluar dari hidung. Harus diwaspadai dan segera dilakukan pemeriksaan untuk memastikan mimisan ini tidak mengakibatkan penyakit lain yang lebih buruk.

Jantung berdebar kencang
Kondisi jantung yang tidak stabil serta kerja yang ekstrim membuat debarannya juga menjadi tidak teratur. Jika merasakan jantung berdebar dengan kuat padahal tubuh sedang beristirahat, maka ada kemungkinan tekanan darah tinggi mulai menghantui. Hal ini sangat tidak baik karena dapat berimbas pada sistem saraf hingga pernafasan menajdi terganggu

Mengalami sesak nafas
Rasa sesak ini tidak hanya diakibatkan oleh kondisi lingkungan yang buruk, namun juga aliran darah yang tidak lancar serta kerja jantung yang cukup keras. Sehingga bagian dada akan terasa sakit dan nyeri serta menimbulkan rasa sesak seketika. Jika mengalami gejala ini sebaiknya segera beristirahat dan merilekskan pikiran, agar dapat mensugesti diri sendiri untuk bernapas dengan pelan dan lega. Pastikan untuk melakukan pemeriksaan jika mengalami gejala ini namun tanpa memiliki riwayat penyakit sesak napas.

Pelupa dan susah berfikir
Sering melupakan hal-hal penting secara terus menerus bisa jadi merupakan gejala penyakit tekanan darah tinggi. Selain itu kurangnya fokus juga bisa menjadi ciri dari penyakit ini. Hal tersebut disebabkan karena aliran darah ke otak yang tidak stabil sehingga kerja otak juga menjadi terganggu. Tentu gejala ini harus segera diatasi agar sifat pelupa dan kurang fokus tersebut bisa diatasi dan tidak mengganggu pekerjaan.

Jika dilihat dari beberapa gejala di atas, maka sangat rancu untuk memastikan bahwa penyakit yang diderita adalah hipertensi. Karena gejala di atas juga sangat umum menjadi gejala dari penyakit lainnya. Sehingga jika mengalami beberapa gangguan di atas, maka sebaiknya segera periksakan diri ke dokter dan minta untuk melakukan pengukuran tekanan darah. Karena terkadang dokter tidak melakukan pengukuran tersebut sehingga harus ada insiatif untuk memintanya sendiri saat melakukan check up.

Mengatasi gejala tekanan darah tinggi

Jangan tunggu menjadi penyakit parah dulu baru diobati. Jika mengalami beberapa ciri dan gejala di atas, maka segera lakukan tindakan pengobatan untuk mencegah penyakit ini menjadi lebih berbahaya. Karena tekanan darah tinggi yang dibiarkan akan menjadi cikal bakal timbulnya penyakit lain yang lebih berbahaya, seperti serangan jantung, stroke atau gangguan saraf.

Selain itu penyakit hipertensi sendiri biasanya merupakan komplikasi dari penyakit-penyakit kecil lainnya yang ditimbun di dalam tubuh, sehingga perlu pengobatan yang lebih cepat. Jika gejala tekanan darah tinggi tersebut masih dalam batas normal, maka proses penyembuhannya pun bisa berlangsung lebih cepat ketimbang yang sudah mencapai stadium parah. Untuk pengobatannya sendiri bisa dengan menggunakan cara modern atau konsumsi obat herbal terpercaya.

Selain melalui pengobatan, perbaikan pola hidup dan pola makan yang sehat juga sangat penting. Sebaiknya mulai buat jadwal untuk olahraga sehingga tubuh lebih aktif bergerak. Usahakan untuk mengurangi begadang atau memaksa tubuh bekerja lebih keras. Buat manajemen waktu sebaik mungkin agar terhindar dari rasa stress dan kelelahan. Jika suka minum kopi sebaiknya mulai dikurangi karena kafeinnya sangat berbahaya untuk kerja jantung. Sedangkan untuk makanan, usahakan untuk tidak mengkonsumsi fast food atau junk food yang lebih banyak kolesterol dan lemak ketimbang nutrisinya. Karena lemak dan kolesterol itulah yang akan menghambat kerja jantung dan membuat aliran darah menjadi tidak stabil. Namun yang paling penting dari pencegahan penyakit tekanan darah tinggi ini adalah untuk rutin melakukan pengecekan tekanan darah ke dokter. Sehingga jika ada masalah pada tekanan darah bisa segera diatasi tanpa harus menunggunya menjadi penyakit yang tidak bisa diobati.

Komplikasi Penyakit Tekanan Darah Tinggi


Dalam sebuah hasil penelitian menyebutkan jika seseorang yang mengalami tekanan darah tinggi ini bisa menyebabkan seseorang mengalami jenis penyakit komplikasi lainnya. Selain mengalami jantung, tekanan darah tinggi juga akan membuat seseorang menjadi sering lupa.

Komplikasi penyakit tekanan darah tinggi

Tekanan darah tinggi sendiri masih menjadi salah satu jenis penyakit yang sangat sering dialami oleh banyak masyarakat. Hal ini karena tekanan darah tinggi juga bisa saja dialami dan diserang oleh siapapun. Baik itu remaja, orang dewasa ataupun orang tua juga bisa mengalaminya. Tekanan darah tinggi juga mungkin lebih sering dianggap sebagai penyakit yang biasa saja, padahal pada kenyataannya tekanan darah tinggi ini bisa menyebabkan masalah yang cukup serius dan mungkinakan diderita siapapun. Karena tekanan darah tinggi ini menjadi salah satu jenis penyakit yang sangat jarang disadari, sehingga akhirnya bisa menyebabkan banyak keluhan yang ringan hingga yang kronis sekalipun.

Tekanan darah tinggi ini sendiri sebenanya secara pelan - pelan bisa membuat tubuh anda menjadi tidak bisa bekerja dengan baik dan bisa jadi hingga ke tingkat yang lebih tinggi bisa menyebabkan kerusakan pada beberapa bagian organ yang sebenarnya tidak bisa dipulihkan dengan baik seperti semula. Untuk itu, tekanan darah tinggi membutuhkan manajemen yang cukup baik dan juga terarah sehingga tidak menimbulkan banyak sekali dampak negatifnya. Terutama adalah untuk penderitanya dikemudian harinya. Namun pada kenyataannya, bahwa mereka yang mengalami penyakit ini biasanya akan tidak mengerti beberapa komplikasi penyakit lainnya yang mungkin akan mungkin anda alami. Dan berikut beberapa jenis penyakit yang mungkin saja akan anda alami diantaranya adalah :

Terjadi kerusakan pada pembuluh nadi dan stroke
Nadi atau pemubuh darah arteri ini sendiri adalah salah satu saluran dari darah manusia yang melakukan proses penyaluran darah ke jantung melalui seluruh tubuh manusia. Dalam kondisi yang sehat akan bekerja dengan lebihh flesifel, kuat dan jauh lebih elastis. Namun bagian dalamnya sangat lembut dan juga sangat halus, sehinga bisa menyalurkan darah dengan sangat baik dan juga memberikan nutrisi dan juga oksigen yang baik keseluruh bagian tubuh anda. Termasuk juga didalamnya organ vital. Namun jika terjadinya tekanan darah tinggi akan memberikan banyak sekali dampak untuk kesehatan diataranya adalah : mengalami kerusakan dan juga terkadinya penyempitan dari arteri, terjadinya tekanan darah tinggi juga menyebabkan seseorang mengalami kerusakan sel yang melampisi bagian dinding dalam arteri sehingga akan menimbulkan plak yang akahirnya membuat dinding arteri keras. Dan selanjutnya ini akan menyebabkan seseorang akan mengalami gagal jantung, ginjal, stroke dan juga terjadinya penyumbatan darah pada tangan dan kaki.

Terjadi kerusakan pada jantung 
Jantung memiliki fungsi sebagai proses pemompa darah untuk menuju keseluruh tubuh anda. Sehingga bisa membuat sel kembali hidup bahkan yang kecil sekalipun. Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan banyak masalah sehingga akan menyebabkan banyak kerusakan pada tubuh diantaranya adalah : Anda mungkin saja mengalami panyakit jantung koroner. Dimana ini adalah salah penyakit yang dikarenakan arteri memberikan suplay pada otat jantung yang mana karena tekanan darah tinggi akhirnya menyebabkan jantung kornier. Karena arteri mengalami koroner akhirnya menyebabkan darah tidak bisa mengalir dengan baik. Dan jika ini terjadi maka akan mengalami saki pada dada, sering terjadinya serangan jantung dan juga detak jantung yang menjadi tidak teratur. Selain itu ada kemungkinan anda menglami pembesar jantung sebelah kiri karena tekanan darah tinggi bisa menyebbakan jantung bekerja jauh lebih kuat karena memompa darah dan juga ada kemungkinan mengalami gagal janutng, karena harus bekerja dengan lebih keras dari waktu kewaktu.

Tekanan darah tinggi bisa menyebabkan Kerusakan Otak
Sama seperti yang terjadi pada jantung, otak juga sebenarnya memerlukan suplay jumlah darah yang cukup untuk bisa bekerja dengan lebih optimal dalam usaha untuk bisa lebih bertahan. Tekanandarah tinggi sendiri sebenanya bisa menyebabkan banyak masalah diantaranya adalah terjadi stroke ringan dan biasanya penderita akan mengalami gejala yang sama dengan stroke dalam waktu tertentu yang jauh lebih singkat. Biasanya hal ini dikarena adanya gangguan dari aliran darah yang menuju ke otak namun sifatnya mungkin hanya sementara. Tapi biasanya ada kemungkinana kan mengalami lagi jika tidak ditangani dengan baik. Beberapa penyakit lain selain stroke yang bisa disebabkan oleh tekanan darah tinggi diantaranya adalah terjadinya dimensia yang merupakan salah satu penyakit yang dikarenakan gangguan otak yang akhirnya akan menimbulkan banyak masalah dalam proses berfikir, berbicara, mengingat dan melihat serta melakukan gerakan. Selain itu ada juga masalah kerusakan kognitif yang lebih ringan yang mana merupakan penyakit perubahan dari daya pemahaman dan juga ingatan.

Tekanan Darah Bisa Menyebabkan Kerusakan Ginjal
Ginjal bisa menyaring banyak zat yang berlebih dan juga sisa sampah yang berasal ari peredaran darah dimana ini memerlukan kondisi dari pembuluh arteri yang jauh lebih sehat. Nah tekanan darah tinggi yang merusak pembuluh darah ini akan menyebabkan seseorang mengalami kondisi yang tidak sehat. Dan biasanya tekanan darah yang juga disertai dengan diabetes akan menyebabkan banyak kerusakan yang lebih komplikasi diantaranya adalah gagal ginjal yang secara umum menjadi salah satu penyebab yang paling utamanya, selanjutnya adalah keropeng ginjal yang menjadupakan kerusakan ginjal kaen luka para perut. Ada juga anerisme yang merupakan benjolan yang ada pada bagian dinding arteri dan ini biasanya terjadi pada bagian dinding arteri yang menuju pada bagian ginjal dimana ini lebih dikenal dengan aneurime arteri ginjal.

Tekanan Darah Bisa Menyebabkan Kerusakan pada mata
Mata adalah didukung oleh pembuluh darah yang sangat kecil dan juga rapuh. Seperti halnya pembuh darah yang lain maka akan terjadi juga kerusakan mata jika anda mengalami tekanan darah tinggi diantaranya adalah terkadinya kerusakan pembuluh  darah retinopathy. Dimana kerusakan inidisebabkan oleh pembuluih darah yang melakukan suplay pada retina. Ini biasanya akan menyebabkan seseorang mengalami pandangan yang kabur hingga secara total. Salanjutnya aalah jika anda mengalami diabetes maka kerusakannya akan jauh lebih meningkat taja,.Dalam kondisi ini juga cairan akan menumpuk dibalik dari retina dimana akhirnya ini akhirnya menyebabkan gangguan pada penglihatan dan juga beberapa kasusu ini dikarena kerusakan yang dikarena bekas luka.

Tekanan Darah Bisa Menyebabkan Disfungsi Seksual
Walaupun terasa sangat tidak bisa menahan ereksi, namun ini sangat sering tarjadi pada pria yang sudah memasuki usai 50 tahunan. Masalah ini akan sangat mungkin terjadi jika anda mengalami tekanan darah tinggi. Kerusakan ini semakin lama akan semakin mungkin tejadi. Dan biasanya hal ini akan menyebabkan mereka sering mengalami disfungsi ereksi pada laki - laki dan ini adalah salah satu masalah umum yang sangat sering terjadi sehingga sangat baik jika tekanan darah tinggi diobati dengan lebih baik dan teratur. 

Obat Alami Untuk Tekanan Darah Tinggi


Untuk dapat terhindar dari resiko menderita penyakit tekanan darah tinggi, kita harus disiplin dengan diri kita sendiri. Harus bisa menerapkan pola hidup yang sehat. Pada tahap permulaan, kita harus rajin mengecek tekanan darah kita. Hal tersebut bertujuan agar dapat terdiagnosis secara cepat dan tepat.

Obat alami tekanan darah tinggi

Kalau kita secara teratur sudah melakukan hal demikian, sudah bisa dianalisa atau didiagnosis maka tekanan darah kita yang sudah tinggi bisa kita normalkan dengan sedini mungkin. Kita tidak akan membutuhkan lagi obat-obatan sebagai cara untuk menurunkan tekanan darah kita.

Mereka yang saat ini terkena penyakit tekanan darah tinggi akan rentan sekali untuk mengalami penyakit yang lainnya lagi. Penyakit jantung, penyakit stroke dan penyakit ginjal adalah nama-nama penyakit yang terkomplikasi dari mereka yang terserang penyakit tekanan darah tinggi. Mengapa jantungnya bisa terkena juga. Karena jantung terbebani oleh adanya tekanan darah yang terlalu tinggi.

Untuk mengatasi penyakit tekanan darah tinggi, sebetulnya ada cara-cara yang gampang, yang bersifat alami, yang bisa kita lakukan sendiri. Tekanan darah kita bisa kembali normal asalkan kita melakukan hal-hal berikut ini secara benar dan tidak lupa dengan disiplin. Cara yang kita lakukan sederhana aja, yaitu seperti :

 Kembali menerapkan pola hidup yang sehat dengan menghindari makanan yang berlemak. Makanan yang kita konsumsi adalah makanan sehat yang rendah kadar lemaknya. Kita perbanyak makan buah-buahan, sayur-sayuran dan nasi merah.

 Garam masih bisa kita konsumsi namun harus kita kurangi porsinya. Kalau biasanya kita makan garam dengan porsi satu sendok makan maka saat ini kita hanya makan satu sendok teh.

 Untuk mencegah datangnya penyakit tekanan darah tinggi, melakukan aktifitas fisik seperti berolah raga secara teratur merupakan salah satu caranya.

 Berusaha keras mengembalikan berat badan kita ke posisi normal atau ideal.

 Menghilangkan kebiasaan merokok. Karena dengan berhenti merokok, resiko kita untuk bisa terkena penyakit paru-paru dan penyakit jantung akan turun banyak secara nyata.

 Sedapat mungkin menjauhi minuman keras atau yang mengandung alkohol. Kalau bisa berhenti secara total lebih baik lagi.

 Kopi, teh maupun soda atau cola adalah jenis-jenis minuman yang harus kita kurangi atau hindari terlebih dahulu apabila kita ingin darah kita turun ke posisi yang normal tekanannya.

 Hal lain lagi yang dapat kita lakukan adalah melakukan terapi yang mempunyai tujuan supaya stres yang kita alami bisa terkendalikan dengan baik. Kita bisa melakukan yoga ataupun mediasi.

 Selalu berpikir positif juga bisa menjadi salah satu cara untuk menghindari stres. Dengan memiliki pikiran yang positif dan selalu terbuka, masalah apapun bisa kita hadapi dan atasi dengan cara yang bijak. Dengan demikian kitapun akan terhindar dari stres. Kalau stres hilang maka tekanan darah tinggi kita bisa teratasi dengan baik.

 Memperbanyak minum air mineral. Dengan minum air mineral dalam jumlah yang banyak maka tekanan darah yang tadinya tinggi bisa menjadi stabil.

Selain dengan melalukan cara-cara di atas, ada cara alamiah lagi yang bisa kita kerjakan untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi. Yaitu dengan mengkonsumsi tanaman-tanaman herbal. Yang bisa kita dapatkan dengan mudah, di lingkungan tempat tinggal kita maupun di pasar-pasar tradisional dan modern. Di antaranya seperti :

- Buah mengkudu yang diminum dengan madu

- Bawang putih

- Daun meniran

- Buah pisang

- Bunga dan daun dari buah jeruk nipis

- Mentimun

- Daun kemangi

- Kayu manis

- Daun dari buah alpukat

- Daun pegagan

- Daun seledri

- Tomat

- Buah semangka

- Buah belimbing

- Lobak

- Buah kesemek yang dicampur dengan biji bunga teratai

- Kelopak bunga Losari

Semua bahan tadi (pilih salah satu) kita cuci terlebih dahulu. Kemudian kita rebus. Setelah itu kita saring. Kita dinginkan sebentar, kurang lebih setengah jam-an. Baru sesudahnya bisa kita minum sebagai ramuan atau obat alami untuk tekanan darah tinggi.


Semoga artikel Gejala Tekanan Darah Tinggi, Komplikasi dan Obat Alaminya dapat bermanfaat