Penting Untuk Pasangan Muda!! 7 Hal Penyebab Utama Keretakan dalam Rumah Tangga

Duniatipskita.com - Bagi pasangan yang baru menikah, ataupun yang sedang menjalani hubungan keluarga di tahun pertamnya sangat penting untuk mengetahui hal-hal penyebab keretakan dalam rumah tangga. Mengapa? Karena satu hingga lima tahun pertama keluarga baru adalah masa-masa krusial dimana cobaan akan datang silih berganti. Artikel ini dimaksudkan agar pasangan muda lebih siap dalam menghadapi cobaan dan rintangan apa yang mungkin mereka hadapi dan meminimalisir maraknya perceraian pasangan muda yang banyak terjadi di sekitar kita. Simak ulasan berikut.

Penyebab keretakan dalam rumah tangga

Keluarga merupakan bentuk nyata dari perkawinan yang mana di dalamnya terdapat ikatan suci antara dua insan. Keluarga yang harmonis dan bahagia merupakan impian dari setiap manusia. Setiap individu yang telah menikah pasti menginginkan kehidupan rumah tangga yang bahagia guna memperoleh kepuasan saat mereka telah berkeluarga. Sejatinya orang telah berumah tangga akan membangun keluarganya berdasarkan rasa cinta, tanggung jawab, dan pengorbanan. Rumah tangga yang bahagia dapat terjadi jika kedua pihak, baik istri atau suami menjalankan perannya dengan baik.

Harmonisasi dari suatu keluarga dapat terjadi gangguan oleh beberapa masalah keluarga yang mana pada akhirnya akan berujung pada perceraian. Perceraian merupakan hal yang paling tidak diinginkan oleh suatu keluarga, karena berefek dapat buruk baik ke dua belah pihak. Apalagi jika telah di keluarga tersebut telah hadir seorang anak.

Beberapa Hal Di Bawah Ini Merupakan Penyebab Keretakan Dalam Rumah Tangga

1. Kurangnya komunikasi

Kurang komunikasi

Komunikasi merupakan proses yang bersifat sosial yang dapat menimbulkan interaksi  antar manusia. Komunikasi merupakan faktor terpenting dari suatu hubungan. Komunikasi berperan penting dalam menjaga kedekatan dan keintiman hubungan sebuah keluarga. Komunikasi juga berperan dalam menyelesaikan masalah yang sedang dihadapi, berperan dalam menyampaikan perasaan, berbagi empati, dan berinteraksi secara menyenangkan. Apabila pasangan memiliki intensitas komunikasi yang rendah dapat menimbulkan berbagai masalah bahkan membahayakan rumah tangganya. Hal ini karena ketika tidak ada komunikasi yang berjalan, maka seseorang akan merasa jauh dan asing walaupun dengan pasangannya. Mereka akan kehilangan rasa empati, kehilangan kedekatan emosional, dan bahkan hilangnya rasa saling percaya. Saling memercayai merupakan salah satu pondasi dasar yang penting dalam membangun rumah tangga. Ketika mendapat masalah, maka mereka cenderung akan menyimpan sendiri. Keadaan ini dapat memperburuk kondisi rumah tangganya, bahkan dapat berujung pada perceraian. Setiap pasangan hendaknya bersifat terbuka dan saling menjaga komunikasi untuk keharmonisan rumah tangganya.

2. Kekurangan ekonomi

Ekonomi

Masalah ekonomi merupakan masalah yang klasik yang sering terjadi di masyarakat.Keadaan ekonomi yang mapan merupakan salah satu penunjang keharmonisan dalam berumah tangga. Banyak sekali kasus di mana rumah tangga berantakan karena masalah ini. Tidak dapat lagi dimungkiri bahwa ekonomi merupakan hal yang penting, mengingat biaya kehidupan yang semakin mahal. Sebuah rumah tangga memerlukan ekonomi yang cukup untuk dapat memenuhi kebutuhan pangan, sandang, pendidikan anak-anak, kesehatan, dan jenis kebutuhan lainnya. Jika ekonomi dari suatu keluarga mengalami kekurangan, maka akan mudah sekali timbul masalah. Saat ini, bukan hanya lelaki saja yang dapat bekerja, istri juga dapat berperan sebagai pencari nafkah jika suami tidak mampu memenuhi kebutuhan hidup. Hal ini juga dapat menimbulkan masalah rumah tangga, jika istri justru menghasilkan gaji lebih besar daripada suami. Biasanya, suami akan merasa gagal dan hilang harga diri, sehingga dapat menimbulkan keretakan dalam rumah tangga mereka.

3. Anggota keluarga meninggalkan kewajiban

Suami meninggalkan kewajiban


Setiap pasangan memiliki hak dan kewajibannya masing-masing. Misalnya seorang suami berkewajiban mencari nafkah dan seorang istri wajib melayani suaminya dengan baik. Apabila salah satu tidak melakukannya, maka dapat menimbulkan konflik dalam rumah tangga. Seperti jika suami tidak pernah atau jarang pulang ke rumah, istri sering pergi tanpa izin suami dan meninggalkan kewajibannya mengurus anak, atau istri tidak melayani kebutuhan suami. Hal-hal tersebut dapat memicu keretakan rumah tangga. Setiap anggota keluarga hendaknya menyadari kewajibannya, sehingga rumah tangga tetap harmonis.

4. Ketidaksetiaan salah satu pasangan

Pasangan tidak setia


Kesetiaan menjadi salah satu hal yang wajib dimiliki seseorang jika ingin kehidupan berumah tangganya berjalan harmonis. Hadirnya pihak ketiga tentu dapat merusak rumah tangga yang telah dibangun. Seseorang dalam hati nuraninya pasti tidak mau jika diduakan. Ketidaksetiaan menghancurkan kepercayaan yang telah diberikan oleh pasangan atau anggota keluarga. Seseorang yang memiliki sifat tidak setia, dapat menyebabkan keretakan rumah tangganya atau bahkan perceraian. Perselingkuhan merupakan nama lain dari ketidaksetiaan ini. Seseorang yang berselingkuh pasti akan dijauhi oleh orang disekitarnya, karena dianggap telah mengkhianati pasangannya. Pengkhianatan merupakan puncak dari kesalahan dalam membina kasih.

5. Inkompatibilitas dalam berhubungan suami istri dan kemandulan

Tidak dapat memberikan keturunan


Pasangan yang bisa dapat saling memuaskan dalam hubungan seksualnya cenderung akan lebih harmonis. Jika salah satu merasa tidak puas, maka hal ini juga dapat menimbulkan keretakan dalam hubungan berumah tangga. Sifat seperti menolak jika diajak untuk berhubungan juga dapat berpengaruh. Sering melakukan hubungan seksual secara baik dilaporkan dapat meningkatkan kedekatan dengan pasangan, sehingga baik untuk kelangsungan kehidupan rumah tangga. Ketidak hadiran seorang anak juga berisiko menyebabkan keretakan rumah tangga. Seseorang menikah tentunya ingin memiliki keturunan. Jika pasangan tidak dapat memberikan hal tersebut, maka kemungkinan perceraian sangat tinggi. Kehadiran seorang anak juga mampu meningkatkan rasa sayang terhadap keluarganya. Hal ini karena anak bersifat mengikat pasangan suami istri.

6. Campur tangan kerabat pasangan

Campur tangan orang lain


Campur tangan dari anggota keluarga baik pihak istri atau suami juga dapat menjadi penyebab keretakan kehidupan rumah tangga. Hal ini terjadi karena secara sadar atau tidak segala sesuatu yang dilakukan tidak selalu sesuai keinginan hati. Pihak ketiga biasanya berusaha untuk memberi masukan baik, tetapi sering kali pihak ini hanya memberi nasihat dari segi pandang mereka. Sebenarnya mereka tidak mengetahui masalah sebenarnya. Rata-rata pasangan kita tidak suka jika ada orang dari kerabat kita yang ikut campur masalah rumah tangganya.

7. Kekerasan fisik dan perselisihan secara terus-menerus

Kekerasan dalam rumah tangga

Apabila memiliki pasangan yang memiliki sifat temperamen tinggi, maka tentu kita tentu harus lebih berhati-hati. Kekerasan fisik mungkin saja terjadi. Kekerasan fisik seperti memukul pasangan dapat menyebabkan keretakan rumah tangga. Kekerasan dalam bentuk apapun tentu tidak dibenarkan. Beberapa kasus kekerasan dalam rumah tangga sering sekali terjadi akhir-akhir ini. Kasus ini tidak hanya antara suami dan istri, tapi juga pada anaknya. Perselisihan yang terjadi secara terus-menerus di antara pasangan juga dinilai dapat menjadi penyebab keretakan rumah tangga. Perselisihan terjadi akibat kurangnya sikap kedewasaan, tidak adanya saling pengertian, dan juga karena dampak kualitas komunikasi yang buruk.Perselisihan sebaiknya dihindari dengan cara membicarakan segalanya secara pelan-pelan dan lembut.

Pasangan yang telah menikah pada umumnya akan memiliki rasa saling menyayangi, saling mendukung, memberi afeksi, dan memberi rasa saling percaya. Apabila semuanya tercapai maka tujuan dari pernikahan akan tercapai, yaitu berupa kepuasan. Beberapa poin di atas yang telah dijabarkan merupakan beberapa masalah yang secara umum dapat menyebabkan keretakan rumah tangga. Anda tentu ingin memiliki rumah tangga yang sakinah. Poin-poin di atas perlu anda hindari guna menjaga keharmonisan dan juga kerukunan rumah tangga. Saling percaya dan saling menyayangi merupakan hal yang wajib ada bagi keberlangsungan dan kelanggengan suatu rumah tangga.

0 Response to "Penting Untuk Pasangan Muda!! 7 Hal Penyebab Utama Keretakan dalam Rumah Tangga"

Post a Comment